Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Siaga Obat: Edukasi Masyarakat tentang Pembelian dan Penggunaan Obat yang Aman dan Rasional di Rumah Tangga.” Kegiatan ini dilaksanakan di Gumuh Ayu Yoga Centre yang berlokasi di Darmasaba, Abiansemal, Kabupaten Badung.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh apt. Ni Putu Vyra Ginanti Putri, S.Farm., M.Pharm., bersama tim dosen Departemen Farmasi Sosial dan melibatkan mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai klasifikasi obat, pembelian obat di tempat resmi, serta cara penyimpanan obat yang benar di rumah tangga. Praktik pembelian obat di tempat tidak resmi, penggunaan tanpa memperhatikan label, serta penyimpanan yang kurang tepat berpotensi menurunkan efektivitas terapi dan meningkatkan risiko efek samping maupun resistensi obat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta terkait penggunaan obat yang aman dan rasional. Selanjutnya, kegiatan penyuluhan penyampaian materi edukatif secara interaktif diberikan oleh apt. Ni Putu Vyra Ginanti Putri, S.Farm., M.Pharm. mengenai klasifikasi obat berdasarkan simbol pada kemasan (lingkaran hijau, biru, dan merah), pentingnya membeli obat di apotek atau toko obat resmi, serta prinsip penyimpanan dan pengelolaan obat yang tepat di rumah tangga.
Dalam sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar penggunaan antibiotik tanpa resep, penyimpanan obat sirup dan tablet di rumah, serta cara membedakan obat bebas dan obat keras. Edukasi diperkuat dengan pembagian leaflet dan poster sebagai media pendukung agar informasi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta setelah menerima materi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat yang aman dan rasional. Tim pengabdian juga mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk video edukatif yang akan diunggah pada kanal media sosial Farmasi sebagai bagian dari luaran kegiatan. Melalui program “Siaga Obat” ini, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar tidak hanya melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam membangun keluarga yang cerdas, mandiri, dan bijak dalam mengelola obat di tingkat rumah tangga. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya literasi obat serta mampu menerapkan prinsip penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab secara berkelanjutan.


