Preloader
  • By Publikasi
  • August 27, 2025

Pemanfaatan Rebung Bambu Lengka sebagai Pangan Sehat dan Pencegah Obesitas

Dalam upaya meningkatkan kesehatan melalui kesadaran akan gizi seimbang dan mendorong pemanfaatan sumber daya alam lokal, tim dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemanfaatan Rebung Bambu Lengka sebagai Pangan Sehat dan Pencegah Obesitas”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 25 Agustus 2025, di Banjar Abasan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar, dan diikuti dengan antusias oleh warga setempat.

Kegiatan diawali dengan sesi penyuluhan yang dipandu oleh I Wayan Surya Rahadi, S.Farm., M.Farm., dosen Fakultas Farmasi yang juga menjadi penggagas program ini. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa rebung bambu lengka (Gigantochloa nigrociliata) merupakan tanaman endemik Bali yang kaya akan serat pangan, vitamin B6 dan E, serta senyawa prebiotik alami. Kandungan tersebut sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol berat badan, dan mencegah obesitas khususnya di kalangan remaja yang kini rentan terhadap pola makan instan dan rendah serat.

“Rebung bambu lengka tumbuh subur di tanah Bali yang kaya mineral, tanpa perlu pupuk kimia. Ini menjadikannya pilihan ideal sebagai pangan organik yang sehat, murah, dan mudah diakses,” ujar dosen yang akrab disapa Pak Surya dalam sesi diskusi.

Setelah sesi edukasi, peserta diajak langsung untuk mencoba hasil olahan rebung bambu lengka dengan dimakan secara langsung. “Tidak ada aroma kurang sedap yang dihasilkan oleh rebung ini, rasanya pun terasa gurih tanpa ada tambahan garam atau micin” ujar salah satu peserta kegiatan yang masih berusia belia. Tim mahasiswa turut mendampingi peserta dalam setiap tahapan, untuk menciptakan suasana yang atraktif, interaktif dan menyenangkan.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga membuka wawasan baru tentang potensi ekonomi dari produk olahan rebung. Dengan pengemasan sederhana dan branding lokal, rebung bambu lengka berpeluang menjadi produk unggulan desa yang mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Harapan saya, kegiatan ini tidak berhenti pada edukasi semata, tetapi mampu memicu gerakan kecil di tingkat rumah tangga untuk mengolah rebung sebagai pangan sehat dan bahkan sebagai produk usaha,” imbuh Pak Surya.

Kegiatan ini menjadi bukti konkret implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan ilmiah yang berpijak pada kearifan lokal, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam menjadikan ilmu farmasi bukan sekadar disiplin akademik, tetapi sebagai sarana pemberdayaan komunitas dan transformasi sosial yang berkelanjutan.

Dengan mengintegrasikan hasil riset farmasi ke dalam praktik kehidupan sehari-hari masyarakat, kegiatan ini membuka ruang dialog antara dunia akademik dan kebutuhan riil di lapangan. Pemanfaatan bahan alam seperti rebung bambu lengka sebagai pangan sehat, misalnya, tidak hanya memperkaya wawasan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya inovasi lokal yang berdampak langsung pada kesehatan dan ekonomi keluarga.

Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan warga, Fakultas Farmasi Unmas Denpasar membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat hadir secara inklusif—menginspirasi, mendidik, dan menggerakkan perubahan dari akar rumput. Inilah esensi pengabdian: ketika teori bertemu praktik, dan kampus menjadi mitra aktif dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya.

Publikasi

previous post next post
frequently Asked Questions

Pertanyaan Fakultas Farmasi

beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar Fakultas Farmasi UNMAS Denpasar.

1. Prodi Sarjana Farmasi (S1 Farmasi).
Durasi : 4 tahun
2. Prodi Diploma 3 Farmasi (D3 Farmasi).
Durasi : 3 tahun

• Peneliti dan Pengembang Obat
• Asisten Apoteker
• Tenaga Farmasi di Rumah Sakit
• Staf Administrasi Farmasi
• Industri Farmasi (Produksi dan Quality Control)

PMKA (jalur Prestasi, Minat dan Kemampuan Akademik)
JPPA (Jalur Penelusuran Potensi Akademik)
JPANA (Jalur Prestasi Akademik dan Non Akademik)
Reguler

Untuk rincian biaya bisa kunjungi SPMB UNMAS

Yang dibayarkan 1 kali selama masa studi yaitu
Ganesha Maba & Pengembangan Institusi

Sosial Media

kami berbagi berbagai informasi terkait acara fakultas, prestasi mahasiswa, serta berita terkini yang relevan dengan bidang studi farmasi.

Info Kontak

©2024 IT-Farmasi I All Rights Reserved