Preloader
  • By Publikasi

Penguatan Literasi Kesehatan Melalui Edukasi  Terapi Komplementer Berbasis Tanaman Obat

Tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar, Departemen Farmasi Sosial, sukses menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat di Banjar Tambyak Desa Pecatu.

Kegiatan yang diketuai oleh apt. Fitria Megawati, S.Farm., M.Sc., bersama tim dosen dan melibatkan enam mahasiswa, mengusung judul Penguatan Literasi Kesehatan Melalui Edukasi  Terapi Komplementer Berbasis Tanaman Obat. Program ini berfokus pada promosi kesehatan, dengan bidang kajianpenggunaan sediaan farmasi yang dapat diterima. Pada pengabdian ini dilakukan promosi kesehatan dengan cara penguatan edukasi dan literasi tentang tanaman obat dan pemanfaatannya.

Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya literasi kesehatan terkait tanaman obat, belum terintegrasinya tanaman obat dalam kegiatan ibu-ibu kader PKK secara formal, kurangnya dokumentasi dan sistem pencatatan tentang tanaman obat dan pemanfaatannya. “Permasalahan utama mitra menjadi dasar kami dalam meningkatkan literasi kesehatan berkaitan dengan edukasi tentang tanaman obat dan pemanfaatannya.

Pada kegiatan ini dilakukan edukasi tentang pengetahuan tanaman obat dan pemanfaatannya. Sebelum dilakukan edukasi, dilakukan pemberian pre-test di awal sebagai ukuran seberapa tinggi tingkat pemahaman mitra tentang materi yang akan disampaikan. Pada akhir pelatihan akan diberikan post-test kembali dengan isi pertanyaan yang sama untuk mengukur tingkat pengetahuan dan pemahaman terhadap materi yang sudah diberikan. Pelaksanaan edukasi dilakukan dengan ceramah dan diskusi interaktif selama 1-2 jam, dan dilakukan pretest dan posttest.

Hasil pengabdian ini memperlihatkan bahwa edukasi sistematis berbasis terapi komplementer mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat secara signifikan. Peningkatan skor dari pre-test ke post-test menunjukkan efektivitas metode penyuluhan dan diskusi interaktif. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap positif terhadap pemanfaatan tanaman obat secara aman dan rasional “Kami berterima kasih kepada tim Universitas Mahasaraswati Denpasar atas ilmu yang diberikan. Kegiatan ini sangat membantu kami dalam meningkatkan literasi kesehatan.

Publikasi

previous post next post
frequently Asked Questions

Pertanyaan Fakultas Farmasi

beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar Fakultas Farmasi UNMAS Denpasar.

1. Prodi Sarjana Farmasi (S1 Farmasi).
Durasi : 4 tahun
2. Prodi Diploma 3 Farmasi (D3 Farmasi).
Durasi : 3 tahun

• Peneliti dan Pengembang Obat
• Asisten Apoteker
• Tenaga Farmasi di Rumah Sakit
• Staf Administrasi Farmasi
• Industri Farmasi (Produksi dan Quality Control)

PMKA (jalur Prestasi, Minat dan Kemampuan Akademik)
JPPA (Jalur Penelusuran Potensi Akademik)
JPANA (Jalur Prestasi Akademik dan Non Akademik)
Reguler

Untuk rincian biaya bisa kunjungi SPMB UNMAS

Yang dibayarkan 1 kali selama masa studi yaitu
Ganesha Maba & Pengembangan Institusi

Sosial Media

kami berbagi berbagai informasi terkait acara fakultas, prestasi mahasiswa, serta berita terkini yang relevan dengan bidang studi farmasi.

Info Kontak

© Fakultas Farmasi | Universitas Mahasaraswati Denpasar